Cara Mudah Membuat Bibit Cabai
Salah satu bumbu dapur yang wajib ada saat hendak memasak yaitu cabai. Siapa yang tidak mengenal buah yang memiliki cita rasa pedas ini? Para penggemar menu makanan pedas pasti akan merasa ada yang kurang saat menyantap hidangan di piringnya bila menu makanan yang mereka santap tidak memiliki rasa pedas sama sekali.
Saya sendiri merupakan seorang penggemar menu makanan pedas. Nah, sobat blogger dimana pun berada, kali ini saya tidak akan membahas berbagai menu makanan pedas, melainkan bagaimana cara membuat bibit cabai sendiri dari bahan-bahan yang ada di rumah.
Cabai merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah untuk ditanam sendiri di rumah, baik itu ditanam secara langsung pada halaman rumah maupun di dalam pot atau polybag. Tak ada salahnya bila kita mampu untuk berswasembada cabai melalui menanamnya sendiri. Bahkan bagi sobat blogger yang memiliki cukup lahan kosong dan gemar bercocok tanam, budidaya tanaman cabai menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup sebagai salah satu penghasilan tambahan.
Di waktu-waktu tertentu misalnya seperti menjelang hari raya keagamaan, maupun menjelang tahun baru, harga cabai bisa meroket hingga menyentuh harga seratus ribu rupiah per kilogramnya. Walaupun harga cabai tidak selalu menyentuh angka ratusan ribu, tapi buah cabai selalu dicari oleh para pembeli dan juga tak pernah absen dari salah satu bagian dari bumbu dapur di rumah kita.
Nah, langsung saja, berikut ini cara membuat bibit cabai dari bijinya:
Alat dan Bahan
- Siapkan buah cabai yang sudah matang. ditandai dengan warna merah secara menyeluruh pada cabai tersebut
- Siapkan sebuah pisau untuk membelah buah cabai agar lebih mudah untuk mengumpulkan bijinya
- Siapkan sebuah wadah untuk menampung biji cabai, boleh mengguakan piring atau wadah lainnya yang memiliki permukaan datar
- Siapkan potongan kain perca yang berwarna hitam
- Siapkan wadah yang berisi tanah humus sebagai media tanam tempat pembibitan, boleh menggunakan ember atau baskom yang sudah tidak terpakai
Langkah-Langkah Pembibitan
- Belah buah cabai menjadi 2 bagian
- Siapkan piring atau wadah yang sudah dilapisi dengan kain perca berwarna hitam pada bagian atasnya, letakkan biji cabai di atas kain perca hitam pada wadah tersebut
- Jemur atau letakkan wadah yang berisi biji cabai di bawah terik matahari selama 2 jam
- Setelah 2 jam dijemur, semaikan atau tanam biji cabai pada baskom atau pun ember bekas yang sudah berisi tanah humus
- Setelah selesai ditanam, kemudian siram benih cabai tadi dengan air secukupnya, letakkan wadah berisi benih tanaman cabai tersebut di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Lakukan penyiraman secukupnya pada pagi dan sore hari, jangan sampai terlalu basah, tunggu selama kurang lebih satu bulan sampai bibit cabai siap untuk ditanam pada polybag atau lahan yang sudah disiapkan.
Oh iya sobat blogger, jadi tujuan dari penjemuran biji cabai di atas sebelum ditanam ke media tanam yaitu untuk mengurangi kadar air yang ada di dalam biji cabai sebelum ditanam, hal ini dapat memperbesar kemungkinan biji cabai untuk tumbuh menjadi sebuah tanaman cabai. Kadar air yang tinggi dalam biji cabai dapat menyebabkan biji cabai tersebut menjadi busuk sebelum tumbuh, sehingga diperlukan penjemuran selama minimal 2 jam, dengan menggunakan kain perca yang berwarna hitam yang notabene lebih cepat menyerap panas dari sinar matahari, diharapkan proses penjemuran biji cabai pun menjadi lebih maksimal hasilnya, ditandai dengan perubahan warna pada biji cabai yang menjadi sedikit kecoklatan.
Berikut Ini Video Tutorial Cara Membuat Bibit Cabai yang Saya Ambil dari Youtube
Kesimpulannya, membuat bibit cabai sendiri itu sangatlah mudah dan kita dapat menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitar kita dengan biaya yang cukup murah, semoga artikel yang saya buat ini dapat memberi manfaat buat sobat blooger yang berkenan membaca artikel saya ini ya, sampai jumpa lagi pada postingan saya selanjutnya, terima kasih.
Penulis : Artikel Nami


Komentar
Posting Komentar